Barraco Barner

Beloved President of the Internet

Month: April, 2014

windows 7 commands

C:\>bcdedit Windows Boot Manager ——————– identifier {bootmgr} device partition=\Device\HarddiskVolume2 description Windows Boot Manager locale en-us inherit {globalsettings} default {current} resumeobject {f5b18903-a1d5-11e1-902e-d4bed932f3ca} displayorder {current} toolsdisplayorder {memdiag} timeout 30 Windows Boot Loader ——————- identifier {current} device partition=C: path \Windows\system32\winload.exe description Windows 7 locale en-us inherit {bootloadersettings} recoverysequence {8e289148-a1d2-11e1-9157-685d4322cc3d} recoveryenabled Yes osdevice partition=C: systemroot \Windows resumeobject {f5b18903-a1d5-11e1-902e-d4bed932f3ca} nx OptIn dari http://pcsupport.about.com/od/commandlinereference/a/run-commands-windows-7.htm ternyata berikut keluarkan cmd: dari explorer address bar: ketik cmd atau di blank space: shift+right klik -> open cmd here alt+d akan fokus pada explorer address bar

Read the rest of this entry »

Advertisements

on dspic30f

program std nya biasanya trdr dr system dan user, mis berisi configure_oscillator (dg sys freq didefinisikan ke 7 jt 370rb dan fcy itu sys freq dibagi 4) dan init_app. di init_app mis kt setup fungsionalitas analog dan arah port lanjut dg init’ze periferal, ini kt jdkan tugasnya: grup lmpg, sedangkan sys kt masukkan grup kng.
skrg utk grup kng:
available osc config ada di dokumen device family, biasanya ada tuning register atau clock switchng yg bs dioprek dg fungsi builtin: __builtin_write_OSCCONH dan __builtin_write_OSCCONL (high & low utk ucu vs unu) ini utk set konfigurasi osc utk clock switch dan start proses clock switch…lalu baca OSCCONbits.COSC (cosc: sakri) apakah sudah sama dg 0b011? jk tidak noop. jk lewat: tunggu sebentar abis itu tunggu PLL utk ngelock (jk ada) dan baca OSCCONbits.LOCK (lokusendang) apakah sudah sama dg 1?
lalu sbg ‘pelengkap’ adlh interrupts, traps, dan configuration bits. ini kita kasihkan ke siapa ya???

kita jg biasa include p30Fxxxx.h

on embedded…

coba cek nih board dan programmer, apa kurang adapter?

kita lihat dulu dspicdem 1.1+ gpdb: kalo ngelihat webnya, yg sedikit bikin ribet adlh adanya 2 jenis dsp: dspic-30f6014a dan -33fj256gp710. mana yg dipake? klo lihat plug-in module supported disebutkan bhw dia dukung dspic-30f6014a, -30f6010a, dan -33fj256gp710, dg demikian krn jelas2 yg terpasang adlh yg pertama, kt jd gnkan yg prtma jg.
source antara .s atau .c lalu tambahkan linker script .gld yg dukung spesifik board, abis itu jadi hex dan cof. hex berisi data diperlukan utk memrogram divais dan cof berisi info tambahan yg bs bantu debug pd source code level, perbandingan cof 60ribu dan hex 4rb aka 16x lipat ukurannya.

Executing: “C:\Program Files (x86)\Microchip\MPLAB ASM30 Suite\bin\pic30-ld.exe” “contoh.o” –script=”..\..\Program Files (x86)\Microchip\MPLAB ASM30 Suite\Support\dsPIC30F\gld\p30F6014A.gld” –defsym=__MPLAB_BUILD=1 –defsym=__MPLAB_DEBUG=1 -o”kedua.cof” -Map=”kedua.map” –report-mem

Program Memory  [Origin = 0x100, Length = 0x17efe]

section                    address   length (PC units)   length (bytes) (dec)
——-                    ——-   —————–   ——————–
.text                        0x100                 0x2             0x3  (3)
.text                        0x102                0xe2           0x153  (339)
.myconst                0x1e4                0xbe           0x11d  (285)
.dinit                       0x2a2                 0x8             0xc  (12)

Total program memory used (bytes):          0x27f  (639) <1%

Data Memory  [Origin = 0x800, Length = 0x2000]

section                    address      alignment gaps    total length  (dec)
——-                    ——-      ————–    ——————-
.nbss                        0x800                   0             0x2  (2)

Total data memory used (bytes):            0x2  (2) <1%

Dynamic Memory Usage

region                     address                      maximum length  (dec)
——                     ——-                      ———————
heap                             0                                   0  (0)
stack                        0x802                              0x1ffe  (8190)

Maximum dynamic memory (bytes):         0x1ffe  (8190)

Executing: “C:\Program Files (x86)\Microchip\MPLAB ASM30 Suite\bin\pic30-bin2hex.exe” “C:\training\microchip\kedua.cof”
Loaded C:\training\microchip\kedua.cof.
———————————————————————-
Debug build of project `C:\training\microchip\kedua.mcp’ succeeded.
Language tool versions: pic30-as.exe v3.30, pic30-ld.exe v3.30, pic30-ar.exe v3.30
Preprocessor symbol `__DEBUG’ is defined.
Tue Apr 22 17:17:32 2014
———————————————————————-
BUILD SUCCEEDED

stlh selesai dg urusan hex dan cof selanjutnya adlh mrogram dan debug. Configure | Configuration bits kita lihat:
alamat, nilai di alamat tsb, field (satu alamat bs 1+ fields), kategori utk tiap field, settingan utk tiap field
selanjutnya adlh hubungkan programmer atau debugger ke PC dan board
* configure programmer/debugger (jumper setting dsb)
* configure board (tegangan, jumper setting dsb)
* pastikan DSP module sudah terpasang di board
* koneksikan programmer/debugger ke PC
* koneksikan programmer/debugger ke board
* kasih power tuh board
selanjutnya koneksi antara programmer/debugger dengan mplab
*** pertama select device -> kita pilih keluarga 30f6014a.
* jk Debugger
Select tool |
mplab icd 2, pickit 3, mplab ice 4000, mplab sim, mplab ice 2000, real ice, pickit 2, mplab icd 3, pic32 starter kit, starter kits, licensed debugger
Clear memory |
all memory, program memory, general purpose registers, eeprom, flash data, configuration bits
==> setelah memilih akan ada menu tambahan di bawah debugger: run, animate, halt, step … dst
* jk Programmer
Select programmer |
picstart plus, mplab icd 2, licensed debugger, starter kits, pickit 3, mplab icd 3, an851 quick programmer beta, pickit 2, mplab pm 3, real ice, pro mate ii, pickit 1

==> setelah memilih programmer akan muncul menu tambahan di bawah programmer: program, verify, read, blank check all, erase flash device, release from reset, hold in reset, abort operation, reconnect, settings

jk menggunakan mplab x:
klik kanan proyek, make & program device -> hardware tools:
icd 3, pickit2, pickit3, pm3, real ice, simulator, microchip starter kits, other tools: licensed debugger.
atau project properties: hardware tool … compiler toolchain … dst
dan utk jalankan: debug | run debugger/programmer self test

skrg bcr icsp, mengenai spec dsp prosesornya.

30f6014a

No kernel no cry

jk perangkat blok itu bs open, read, write, dsb, dan punya entry di /dev/, perangkat jaringan sih gak masuk akal utk lakukan itu, maka dia hidup di dunia sendiri dan operasi2 sendiri. waluapun kita lihat operasi spt read, write ke soket tp di sini kita bicara dg ‘software construct’ bukan perangkat jaringan yg sebenarnya. perbedaan mencolok atr kedua perangkat ini adlh jk yg satu beroperasi/hidup/beraksi atas permintaan dari kernel, perangkat jaringan itu beraksi berdasarkan kedatangan paket dari luar negeri yg gak jelas juntrungannya. yg satu minta ‘hey, tolong dong kirimkan ini kue dan minuman dari ku untuk nya, kau jadi kurir ya’, sedangkan yg jaringan itu ‘hey, aku mau kasih kamu sesuatu krn kamu itu spesial’. selain operasi2 yg berhubungan dg meat kerjaannya, perangkat jaringan jg berurusan dg birokrasi spt ngeset alamat, oprek sejumlah parameter, tulis/log statistik jaringan dll.

subsistem jaringan dibikin sedmikian rupa shg transparan thd protokol yg akan digunakan, baik protokol jaringan maupun protokol hardware, layer 3 atau layer 2. interaksi antara driver/supir satu perangkat jaringan bersama dg sang maestro kernel itu berkutat seputar satu paket jaringan dalam satu waktu. kehidupan seekor paket dari mulai datang sampai dikonsumsi dan dibuang ampasnya oleh kernel itu panjang dan lebar…spt kelahiran bayi sampai dia lulus kuliah, mendapat pekerjaan dan berumahtangga. kita bicara protokol (layer 3) dan bicara hw/fisik (layer 2 atau 1), dan kita gak pengen permasalahan di satu domain/layer menerobos ke domain lain, hrs terpisah scr rapi dan transparan.

bacaan gampang drivers/net/loopback.c

on microwave

kt sbt sj mw amplifier dan mw oscillator itu mwa dan mwo. mwa digunakan di siskom spaceborn dan sistem radar airborne. mwo rancangannya lebih susah dari mwa. juga mtl utk microwave transmission line.

yvg pertama kt bhs dlm 2-conductor transmission lines adlh apakah pd TL itu, pada masing2 terminalnya, karakteristik impedancenya termatched dg benar? knp perlu matching (technique)? utk kurangi SWR, yg artinya kita pengen efisiensi lebih tinggi.

ada bbrp jenis TL:
1) 2-wire line…berisi 2 parallel conducting wires dipisah jarak yg sama, contoh kabel listrik dan kabel telepon. krn ktia punya 2 kawat yg berdekatan dan arus pd kedua kawat yg terconfined ke adjacent surfaces maka medan (listrik) yg dihasilkan akan meleber keluar kawat (jauh) dan kerugian akibat radiasi akan membesar dg meningginya freq. jd max dia hanya digunakan smp bbrp ratus mhz saja.
2) coax-line…ini ada inner conductor dan concentric outer conducting sheath dipisah oleh media dielektrik. EF dan MF diconfied keseluruhannya ke dalam daerah dielektrik. kerugian akibat radiasi sangat kecil. contoh kabel telpon dan kabel TV.
3) striplines…terdiri dari 2 parallel coplanar strips terpisah oleh dielektrc slab dg ketebalaan sama. contoh parallel striplines, microstrip lines, coplanar striplines, digunakan misal di microwave IC
4) optical line…terdiri dari inner core dg indeks refraksi lebih tinggi dikelilingi oleh outer cladding yg indeks refraksinya lebih rendah. loss krn radiasi sngt rendah dan aplikasi utk jaringan backbone dll.

ada lumped-circuit theory vs distributed-circuit theory, lct itu kira2 jk tiap komponen (dsbt line params) spt R, L, C bersifat statik dan tdk bergantung pd frek atau fasa jalur transmisi, sedangkan dct itu jk dia adlh fungsi dari frek atau fasa.
dlm microwave, frek tinggi, jadi wavelength pendek, dan terutama jk dibadingkan relatif thd panjang jalur transmisi, dg alasan ini katanya kt gak bs gunakan lct utk analisis mlt. kt hrs analisis mlt menggunakan voltage, current, impedance menggunakan dct. jk wavelength (dari frek sinyal yg dilewatkan) relatif lebih panjang dari ‘spacing btw the lines’ maka kita perlu analisis mlt sbg waveguide.
utk nganalisis mlt kita bisa gunakan yg namanya metode2 dari dct atau menggunakan solusi dari persamaan medan maxwell. perbedaannya, yg pertama 1 space var + 1 time var, yg kedua 3 space var + 1 time var.

solusi umum utk persamaan TL  terdiri dari 2 gelombang berjalan dg arah berlawanan dan besar/amplitudo yg berbeda…bs dinyatakan dg ….
standing wave sendiri dihasilkan dari keberadaan scr bersamaan atr gelombang berjalan berlawanan pd TL. ratio dari max dan min = SWR. SWR disebabkan oleh fakta bhw 2 komponen gelombang berjalan ‘bertemu fasa’ pd satu titik dan saling berselisih…jarak 2 maxima dan minima berurutan adlh lambda/2.

waktu bicara soal smith chart, sc dan compressed smith chart, csc. ada istilah reflection coefficient, rc. rc bisa kurang dari unity atau lebih dari unity, utk yg pertama artinya line resistance (lires) positif sedangkan yg kedua itu lires negatif. utk yg pertama kita gunakan sc, yg kedua csc. tujuan penggunaan sc adlh krn solusi persamaan TL terlalu rumit, gunakan grafik bs sampai ke jawaban scr lebih cepat.
sc terdiri dari a plot dari normalized impedance atau admittance…dg angle dan magnitude dari generalized cmplex rc…in a unity circle…chart nya bs digunakan utk lossless ataupun lossy line.

stm32f415/7xx

5xx (rg, og, vg) dan 7xx family adlh lines of uC yg berbasis arm cortex-m4 32-bit risc core, beroperasi pd 168mhz dilengkapi FPU sp yg bs handle semua instruksi data-processing dan tipe data ARM sp. core tsb jg impelmentasikan full set instruksi2 DSP & MPU. 32f berarti risc 32-bit dg FPU. selain itu dia jg dilengkapi dg HS memori: flash smp 1mb, sram smp 192kb dan backup sram smp 4kb. belum lagi bbrp buses spt apb buses, ahb buses, 32-bit multi-ahb bus matrix yg dukung berbagai enhanced i/o dan peripherals.
dilengkapi jg dg 3x 12-bit adc, 2x dac, low-power rtc, 12 GP 16-bit timer tmsk 2x PWM timer utk motor control, 2x gp 32-bit timer, true RNG (bukan pseudorandom lagi), cryptographic acceleration cell. intinya timers: gp, advance-control, basic, iwdg, wwdg, rtc.
juga dukung interface komunikasi standar dan lanjutan:
1. smp 3x i2c
2. 3x spi, 2x i2s full duplex
i2s peripherals jg bs diclock lewat dedicated internal audio PLL atau lewat external clock utk sinc
3. 4x usart dan 2x uart
4. usb otg full-speed dan usb otg high-speed
5. 2x can
6. sdio/mmc interface

adv periphs tmsk: sdio, enhanced flexible static memory control (fsmc) interface, camera interface utk cmos sensors & crypto acceleration cell.

operating temp -40 smp +105 C dari 1.8 smp 3.6 V power supp.
ada bbrp package dari 64 pins ke 176 pins.
aplikasinya:
1. motor drive & app control
2. medical equipment
3. industrial apps: PLC, inverters, circuit breakers
4. printers & scanners
5. alarm system, video intercom, hvac
6. home audio appliances

gpios utk 415 rg, og dan vg adlh 51, 72, 82. 12-bit adc jmlh kanal: 16, 13, 16. dan package: lqfp64, wlcsp90, lqfp100

On design pattern

ada bbrp yg kita bahas

1. strategy
jk ada circle, rectangle, triangle, dll kita punya bbrp cara utk drawShape(). drpd tiap turunan menggunakan cara yg berbeda2 (dan bisa lagi ada turunan orde dua spt rounded rectangle yg memodifikasi turunan orde satunya), mending ‘cara’ nya dijadikan objek, misal sebuah interface:
public interface CaraDraw
{
public void drawme();
}
dan tiap objek akan punya private member CaraDraw ini bernama m_caradraw, yg akan diassign di ctor. kemudian drawShape tinggal panggil: m_caradraw.drawme().
dengan demikian kita bs assign CaraDraw yg mana yg mau kita berikan ke sebuah objek ttt.
kita jadi punya berbagai implementor utk interface CaraDraw…alih2 punya banyak implementasi drawShape utk tiap2 objek (baik anak maupun ortu).
2. decorator
3. factory
4. observer
5. chain of responsibility
6. singleton
7. flyweight
8. adapter
9. facade
10. template
11. builder
12. iterator
13. composite
14. state
15. proxy
16. command
17. mediator
18. lainnya
19. bikin sendiri

 

On Soa

kt akan bhs soa dan esb, dimulai dr esb capa model ke solusi yg ada ke evaluasi capa, dan case studies.

kunci soa adlh resource available dan discoverable, kita implementasikan misalnya sbg web services menggunakan bhs deskripsi wsdl, layanan discovery uddi dan protokol messaging soap.

On Heromu

heroku-cmdline

dari tutorial https://toolbelt.heroku.com/ dan https://devcenter.heroku.com/articles/quickstart,  kt masukkan user/pass

heroku-login

heroku-createapp

kt bc ini https://devcenter.heroku.com/articles/quickstart bs gunakan clojure, java, node, python, ruby dan scala, err pake semuanya aja.
abis itu kita mulai kerjaan:
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-ruby
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-rails4
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-nodejs
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-java
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-spring-mvc-hibernate
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-play
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-python
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-django
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-clojure
https://devcenter.heroku.com/articles/getting-started-with-scala

misal kita mulai dg versi python dulu, tapi butuh virtualenv yg bs diinstall dg petunjuk dari sini. utk kita cukup jalankan pip install virtualenv{wrapper-powershell}

heroku-virtualenv

selanjutnya install flask web framework dan gunicorn webserver dg pip install Flask gunicorn

c:\training\heroku\myapp>np hello.py

c:\training\heroku\myapp>np Procfile

c:\training\heroku\myapp>foreman start

foreman dll ada di C:\Program Files (x86)\Heroku\ruby-1.9.2\bin.

On negara berkembang…

Barometer paling penting utk ‘kemajuan’ sebuah negara, paling gampang dan cepat adlh menggunakan HDI. evolusi sebuah negara gampangnya dibagi 3: berkembang ekonomi rendah, berkembang ekonomi menengah dan ekonomi tinggi. dari tiap-tiap level tersebut ada masa transisi, yang bisa berlangsung dari 10 tahunan sampai 30 tahunan. faktor-faktor apa saja yg dimasukkan: literasi, pendidikan, standar kehidupan, kualitas hidup dan harapan hidup. indeks ini dikembangkan oleh ekonom pakistan mahbub ul haq dan india amartya sen.