on microwave

by barracobarner

kt sbt sj mw amplifier dan mw oscillator itu mwa dan mwo. mwa digunakan di siskom spaceborn dan sistem radar airborne. mwo rancangannya lebih susah dari mwa. juga mtl utk microwave transmission line.

yvg pertama kt bhs dlm 2-conductor transmission lines adlh apakah pd TL itu, pada masing2 terminalnya, karakteristik impedancenya termatched dg benar? knp perlu matching (technique)? utk kurangi SWR, yg artinya kita pengen efisiensi lebih tinggi.

ada bbrp jenis TL:
1) 2-wire line…berisi 2 parallel conducting wires dipisah jarak yg sama, contoh kabel listrik dan kabel telepon. krn ktia punya 2 kawat yg berdekatan dan arus pd kedua kawat yg terconfined ke adjacent surfaces maka medan (listrik) yg dihasilkan akan meleber keluar kawat (jauh) dan kerugian akibat radiasi akan membesar dg meningginya freq. jd max dia hanya digunakan smp bbrp ratus mhz saja.
2) coax-line…ini ada inner conductor dan concentric outer conducting sheath dipisah oleh media dielektrik. EF dan MF diconfied keseluruhannya ke dalam daerah dielektrik. kerugian akibat radiasi sangat kecil. contoh kabel telpon dan kabel TV.
3) striplines…terdiri dari 2 parallel coplanar strips terpisah oleh dielektrc slab dg ketebalaan sama. contoh parallel striplines, microstrip lines, coplanar striplines, digunakan misal di microwave IC
4) optical line…terdiri dari inner core dg indeks refraksi lebih tinggi dikelilingi oleh outer cladding yg indeks refraksinya lebih rendah. loss krn radiasi sngt rendah dan aplikasi utk jaringan backbone dll.

ada lumped-circuit theory vs distributed-circuit theory, lct itu kira2 jk tiap komponen (dsbt line params) spt R, L, C bersifat statik dan tdk bergantung pd frek atau fasa jalur transmisi, sedangkan dct itu jk dia adlh fungsi dari frek atau fasa.
dlm microwave, frek tinggi, jadi wavelength pendek, dan terutama jk dibadingkan relatif thd panjang jalur transmisi, dg alasan ini katanya kt gak bs gunakan lct utk analisis mlt. kt hrs analisis mlt menggunakan voltage, current, impedance menggunakan dct. jk wavelength (dari frek sinyal yg dilewatkan) relatif lebih panjang dari ‘spacing btw the lines’ maka kita perlu analisis mlt sbg waveguide.
utk nganalisis mlt kita bisa gunakan yg namanya metode2 dari dct atau menggunakan solusi dari persamaan medan maxwell. perbedaannya, yg pertama 1 space var + 1 time var, yg kedua 3 space var + 1 time var.

solusi umum utk persamaan TL  terdiri dari 2 gelombang berjalan dg arah berlawanan dan besar/amplitudo yg berbeda…bs dinyatakan dg ….
standing wave sendiri dihasilkan dari keberadaan scr bersamaan atr gelombang berjalan berlawanan pd TL. ratio dari max dan min = SWR. SWR disebabkan oleh fakta bhw 2 komponen gelombang berjalan ‘bertemu fasa’ pd satu titik dan saling berselisih…jarak 2 maxima dan minima berurutan adlh lambda/2.

waktu bicara soal smith chart, sc dan compressed smith chart, csc. ada istilah reflection coefficient, rc. rc bisa kurang dari unity atau lebih dari unity, utk yg pertama artinya line resistance (lires) positif sedangkan yg kedua itu lires negatif. utk yg pertama kita gunakan sc, yg kedua csc. tujuan penggunaan sc adlh krn solusi persamaan TL terlalu rumit, gunakan grafik bs sampai ke jawaban scr lebih cepat.
sc terdiri dari a plot dari normalized impedance atau admittance…dg angle dan magnitude dari generalized cmplex rc…in a unity circle…chart nya bs digunakan utk lossless ataupun lossy line.

Advertisements